Seorang pengendara tewas secara tragis setelah sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba terbakar di kawasan Jakarta Pusat. Insiden mengerikan yang menimpa pengendara tersebut terjadi pada Sabtu malam, 10 Mei 2025, sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Hayam Wuruk. Kobaran api yang besar dan cepat melalap motor korban membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa pengendara tidak dapat diselamatkan.
Informasi awal dari saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa pengendara tewas yang diketahui berinisial AL (35 tahun) sedang melaju dengan sepeda motornya. Tiba-tiba, saksi melihat percikan api muncul dari bagian mesin motor korban yang kemudian dengan cepat membesar menjadi kobaran api. Pengendara tewas tersebut diduga panik dan tidak sempat menyelamatkan diri sebelum api melalap seluruh bagian motor beserta dirinya.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian nahas tersebut berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terlalu besar dan sulit dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian berhasil memadamkan api. Namun, pengendara ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan.
Petugas kepolisian dari Sektor Sawah Besar yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban. Jenazah pengendara kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian juga mengamankan sepeda motor korban yang hangus terbakar sebagai barang bukti.
Kepala Polsek Sawah Besar, Kompol Anton Silitonga, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Minggu pagi, 11 Mei 2025, membenarkan adanya insiden pengendara tewas akibat motor terbakar. Pihaknya menduga kuat penyebab kebakaran motor adalah adanya korsleting listrik pada sistem kelistrikan kendaraan korban. “Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraannya secara berkala, terutama sistem kelistrikan, guna mencegah kejadian serupa yang sangat tragis ini,” ujar Kompol Anton Silitonga. Insiden pengendara tewas ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara dan perawatan kendaraan yang rutin.
