Kuala Lumpur, 25 Maret 2025 – Ajang pameran industri halal internasional terbesar di dunia, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2024, sukses menjadi panggung kolaborasi strategis bagi pelaku usaha Indonesia dan Malaysia. Dalam gelaran yang berlangsung pada Oktober 2024 lalu di Kuala Lumpur, sejumlah pelaku usaha dari kedua negara berhasil mencapai kesepakatan bisnis di berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman halal, kosmetik, farmasi, hingga logistik syariah.
Menurut laporan dari Kementerian Perdagangan RI dan Atase Perdagangan Indonesia di Kuala Lumpur, nilai kesepakatan yang tercapai antara pelaku usaha Indonesia dan Malaysia selama MIHAS 2024 diperkirakan menembus angka USD 85 juta.
Fokus pada Produk Halal dan UMKM
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Indonesia menjadi primadona dalam pameran tersebut. Produk-produk seperti makanan instan halal, minuman herbal, kopi, serta kosmetik organik berbasis syariah banyak menarik minat pembeli dan distributor asal Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
“Pasar halal Malaysia sangat terbuka terhadap produk Indonesia, apalagi yang sudah memiliki sertifikasi halal MUI dan kualitas ekspor,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi.
Beberapa Kesepakatan yang Tercapai:
- PT Herbal Sehat Nusantara menandatangani kerja sama distribusi dengan perusahaan retail halal Malaysia senilai USD 2 juta untuk produk jamu cair dan teh herbal.
- Kopi Asli Gayo dari Aceh sukses menjalin kontrak ekspor tahunan dengan importir kopi halal Malaysia.
- Startup logistik syariah Indonesia menjajaki kerja sama dengan penyedia gudang halal certified di Selangor.
- Beberapa UMKM binaan Kementerian Koperasi dan UKM juga memperoleh pesanan langsung dari buyer internasional yang hadir dalam pameran.
Dukungan Pemerintah dan Lembaga Pendukung
Kehadiran Paviliun Indonesia dalam MIHAS 2024 juga didukung oleh KBRI Kuala Lumpur, Kementerian Perdagangan, dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Para pelaku usaha dibekali pelatihan, kurasi produk, dan fasilitas promosi digital untuk tampil maksimal di ajang internasional ini.
“Indonesia tidak hanya sebagai konsumen produk halal, tapi juga harus menjadi pemain utama global. MIHAS menjadi batu loncatan penting,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono.
Mendorong Posisi Indonesia di Pasar Halal Dunia
MIHAS 2024 menjadi bukti bahwa kolaborasi regional, khususnya antara Indonesia dan Malaysia sebagai dua raksasa ekonomi halal Asia Tenggara, sangat potensial untuk dikembangkan lebih jauh. Ke depan, para pelaku usaha berharap agar kerja sama ini tidak hanya berhenti pada pameran, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang dalam rantai pasok halal global.
Tentang MIHAS:
MIHAS (Malaysia International Halal Showcase) adalah pameran industri halal tahunan terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE). Pameran ini menghadirkan ribuan peserta dan pengunjung dari lebih 40 negara, dan menjadi barometer tren serta perkembangan industri halal global.
