Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sejumlah lapak barang bekas di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Peristiwa insiden kebakaran yang terjadi pada hari Rabu siang, 30 April 2025, sekitar pukul 11.00 WIB ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan semi permanen yang sebagian besar berisi barang-barang mudah terbakar.
Menurut keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, Bapak Rahmat (42 tahun), api pertama kali terlihat muncul dari salah satu lapak di bagian tengah area tersebut. Dugaan sementara, insiden kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu bangunan lapak. Angin yang bertiup cukup kencang di siang hari itu mempercepat penyebaran api ke lapak-lapak di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran dari Sektor Duren Sawit segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman api berlangsung cukup sulit karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi lapak barang bekas tersebut. Selain itu, akses menuju lokasi insiden kebakaran juga sempat menjadi kendala akibat ramainya warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Suyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti insiden kebakaran ini. “Kami masih fokus pada proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali. Setelah itu, kami akan melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam insiden kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materi yang dialami para pemilik lapak barang bekas diperkirakan cukup besar. Data sementara dari pihak kelurahan setempat mencatat ada sekitar 15 lapak yang hangus terbakar. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha dengan potensi risiko kebakaran tinggi, untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah pencegahan awal. Akibat insiden kebakaran ini, aktivitas jual beli di lapak barang bekas Pondok Kopi untuk sementara waktu terhenti.
