Jakarta, Indonesia – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat semalaman, tepatnya pada hari Selasa, 12 Maret 2025, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 1 meter, mengganggu aktivitas warga dan menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa ruas jalan utama.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, wilayah yang paling parah terdampak banjir adalah Kelurahan Cengkareng, Kalideres, dan Kebon Jeruk. Di Cengkareng, beberapa perumahan warga terendam banjir hingga ketinggian 1 meter, memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Air masuk ke rumah saya sekitar pukul 03.00 WIB. Saya langsung membangunkan keluarga dan mengungsi ke masjid terdekat,” ujar Bapak Rahman, warga Cengkareng, dengan nada cemas.
Selain perumahan warga, banjir juga merendam beberapa ruas jalan utama di Jakarta Barat, seperti Jalan Daan Mogot, Jalan Raya Kembangan, dan Jalan Outer Ring Road. Akibatnya, terjadi kemacetan parah di sepanjang jalan tersebut.
“Saya terjebak macet selama 2 jam di Jalan Daan Mogot. Biasanya, perjalanan dari rumah ke kantor hanya 30 menit,” keluh Ibu Dewi, seorang karyawan swasta.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan ratusan personel dan puluhan perahu karet untuk membantu evakuasi warga dan menyalurkan bantuan logistik. Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat juga turut membantu mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan di lokasi banjir.
“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani banjir ini. Prioritas kami adalah menyelamatkan warga dan memastikan mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta, Bapak Isnawa Adji, dalam konferensi pers di kantor BPBD pada pukul 10.00 WIB.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah mendirikan posko pengungsian di beberapa lokasi, seperti GOR Cengkareng dan beberapa sekolah di wilayah Jakarta Barat. Posko pengungsian dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, makanan, dan pakaian layak pakai.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas. Jika membutuhkan bantuan, warga dapat menghubungi nomor darurat 112,” imbau Bapak Isnawa Adji.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat semalaman disebabkan oleh adanya pertemuan angin dari Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan yang menyebabkan penumpukan awan hujan di wilayah Jakarta. BMKG memprediksi bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.
