Innalillahi! Gagal Menyalip, Dua Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Jakarta Utara

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalanan ibu kota. Dua orang pelajar dilaporkan pelajar tewas tertabrak sebuah truk di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa pagi, 29 April 2025, sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden tragis ini terjadi saat kedua korban berboncengan sepeda motor dan berusaha menyalip dari sisi kiri kendaraan besar tersebut. Akibatnya, nyawa keduanya tidak tertolong dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-teman mereka.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kedua pelajar tewas tertabrak itu mengendarai sepeda motor matic berwarna biru dengan kecepatan cukup tinggi. Mereka berusaha mendahului sebuah truk kontainer dari arah kiri. Namun, diduga kurang perhitungan dan ruang yang sempit, sepeda motor korban oleng dan terjatuh tepat di bawah kolong truk. Tragisnya, kedua korban langsung terlindas ban belakang truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kejadiannya cepat sekali. Motornya nyalip dari kiri, mungkin keserempet atau gimana, langsung jatuh. Kasihan sekali, dua-duanya masih pakai seragam sekolah,” ujar seorang pedagang di sekitar lokasi kejadian dengan nada prihatin. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut sontak histeris dan berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa kedua pelajar tewas tertabrak itu sudah tidak dapat diselamatkan.

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Utara yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk beserta kendaraannya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Identitas kedua korban diketahui bernama Roni (16 tahun) dan Adi (17 tahun), keduanya merupakan siswa kelas X di sebuah SMA negeri di kawasan Cilincing. Jenazah kedua pelajar tewas tertabrak tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Sigit Prabowo, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. “Jangan terburu-buru dan selalu perhatikan kondisi lalu lintas saat akan menyalip, terutama kendaraan besar. Lebih baik bersabar daripada menyesal kemudian,” tegas AKP Sigit.

Kecelakaan tragis yang menyebabkan dua pelajar tewas tertabrak ini menambah catatan kelam angka kecelakaan lalu lintas di Jakarta Utara. Pihak kepolisian akan terus melakukan sosialisasi dan penertiban untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang aman di kalangan pelajar dan masyarakat umum. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pengguna jalan dapat lebih bertanggung jawab demi keselamatan bersama.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Jakarta, Indonesia