Begal Sadis Beraksi di Kota Bogor, Siswa SMP Jadi Korban Pembacokan Brutal

Aksi begal sadis kembali meresahkan masyarakat, kali ini menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bogor, Jawa Barat. Korban berinisial RA (14 tahun) menjadi korban pembacokan brutal oleh sekelompok pelaku begal sadis saat sedang dalam perjalanan pulang dari kegiatan belajar kelompok pada Sabtu malam, 3 Mei 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat serangan begal sadis tersebut, korban mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun dari pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor menyebutkan bahwa peristiwa pembegal sadis ini terjadi di kawasan jalan sepi di sekitar Kecamatan Bogor Utara. Korban yang saat itu mengendarai sepeda seorang diri tiba-tiba dipepet oleh beberapa orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Para pelaku yang diduga kuat merupakan kelompok begal sadis langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Meskipun korban berusaha melawan, namun kalah jumlah dan mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuhnya. Setelah berhasil merampas barang berharga milik korban, para pelaku langsung melarikan diri.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian pembegal sadis ini kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polresta Bogor yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. “Kami sangat menyesalkan kejadian begal sadis ini. Korban mengalami luka bacok yang cukup parah dan saat ini sedang dalam perawatan intensif. Tim kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas para pelaku dan segera melakukan penangkapan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bogor, Komisaris Polisi (Kompol) Andri Alam Wijaya, saat memberikan keterangan pers pada Minggu pagi, 4 Mei 2025.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama saat malam hari. Polisi juga akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan tindak kriminalitas, termasuk begal sadis, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kasus begal sadis yang menimpa siswa SMP ini menambah daftar panjang aksi kejahatan jalanan yang meresahkan. Pihak kepolisian berharap agar para pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Jakarta, Indonesia